Menunggu Tiket Murah Kereta Api Garut – Jakarta

0
67

Reaktivasi kereta api jalur Cibatu – Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang tengah dikebut pemerintah tahun ini memberikan banyak keuntungan. Tidak hanya menghindari kemacetan, namun biaya ongkos perjalanan yang akan dikeluarkan warga, sangat murah dan terjangkau.

“Nanti dari Garut ke Jakarta bapak ibu cukup bayar Rp 30 ribu,” ujar Direktur SDM dan Umum PT KAI R. Ruli Adi, saat sambutan pembagian bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, kepada ratusan warga Cibatu, yang terampak reaktivasi, Kamis (31/1/2019).

Seperti diketahui harga tiket bis umum dengan jarak tempuh terminal Guntur Garut – Jakarta yakni Rp 55.000 untuk sekali perjalanan, bahkan harga itu menjadi naik dikisaran Rp 75-Rp 100 ribu, jika menggunakan jasa amgkutan travel dengan tujuan dan rute yang sama.

Menurut Ruli, sesuai dengan titah negara, pelaksanaan reaktivasi kereta api secara nasional terutama di wilayah Jawa Barat, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Kalau secara ekonomi (tiket murah) jelas tidak masuk, ini paling utama didahulukan untuk kepentingan masyarakat dulu,”ujar dia.

Selain harga yang murah, pengaktifan kembali jalur lama yang telah mati suri, diharapkan mampu menjadi alternatif bagi moda transportasi perjalanan warga, di tengah ancaman kemacetan lalu lintas darat yang kian meningkat. “Sarana paling efektiif dan efisien untuk moda umum ya kereta api,” ujar dia.

Tahun ini, rekativasi jalur Cibatu-Garut akan menjadi program reaktivasi pertama yang dikebut pemerintah. Ditengah proses pembersihan bangunan dan pemberian uang kerohiman, direncanakan seluruh progres pembangunan kelar tahun ini.

“Harapan utamanya nanti bukan paling banyak warga naik kereta sehingga PT KAI untung, tapi membangkitkan lagi ekonomi masyarakat,” ujar dia kembali menjelaskan upaya reaktivasi yang dilakukan pemerintah.

Kepala PT KAI Daop II Bandung Saridal menambahkan, saat ini progres pembangunan reaktivasi jalur Cibatu-Garut Kota masih sesuai on the track. Perinciannya, pendataan warga terdampak hampir 100 persen, kemudian pembayaran uang kerohiman tellah mencapai 50 persen.

Sedangkan pembongkaran bangunan yang berada di atas bantaran rel, yang akan digunakan sebagai track perlintasan kerata, baru mencapai 30 persen. “Mudah-mudahan akhir Februari selesai (pembongkaran bangunan),” ujar dia.

Sumber : Liputan6Com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here